Proyek yang dikerjakan oleh CV.Aiko Pratama Engineering diduga tak sesuai spek, Yudi Selaku Kabid (CK) Slow Respon
![]() |
| Pekerjaan Draenase di Pesisir Selatan (Sumbar) |
Gema7, Pessel ( Sumbar)__ Lagi-lagi proyek yang dikelola oleh dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (PUPR) Kabupaten Pesisir Selatan pada pembangunan sistem Drainase perkotaan yang berlokasi di Kecamatan IV Jurai yang dikerjakan oleh CV.Aiko Pratama Engineering dengan anggaran Rp.7milliar diduga asal-asalan dan tidak sesuai spesifikasi teknis.
Hasil pantauan media ini di lapangan, saluran yang berada di depan pagar Dinas Inspektorat Kabupaten Pesisir Selatan ini diduga tak terpantau oleh Dinas ini yang setiap hari masuk/pulang kerja bahkan rekanan ini di Sinyalir sangat berani mainkan volume pekerjaan.
Untuk pemasangan U-Ditch diduga tidak menggunakan LC (Lean Concrete), Bagian ujung U-Ditch banyak yang pecah hal ini disinyalir mutu beton U-Ditch tidak sesuai spek bahkan Alat Pelindung Diri(APD) dan rambu-rambu pada pekerjaan tersebut minim.
Ironisnya, Tim teknis dan konsultan pengawas tidak di temui saat media www.gema7.com dilokasi pekerjaan tersebut, bahkan pasangan U-Ditch terlihat tidak rata, ini dikarenakan karena dugaan tidak menggunakan LC(Lean Concrete).
Sementara, saat dikonfirmasikan kepada Yudi selaku Kabid Cipta Karya(CK) kemaren tanggal 14 Oktober 2026 tidak ada respon dan hal yang sama juga terjadi dengan Kabid Bina Marga(BM) Kabupaten Pesisir Selatan pada pembangunan proyek jembatan di pasar baru dalam pemberitaan sebelumnya yang berjudul "Jembatan Pasar Baru Disinyalir Dikerjakan Asal Jadi".
Dengan kebungkaman Kabid (CK) dan Kabid (BM) bahkan Kadis PUPR Kabupaten Pesisir Selatan akan membuat citra buruk kepada pemerintahan Bupati AKBP(Purn.) H. Hendrajoni, S.H., M.H. dan Wakil Bupati Dr. H. Risnaldi Ibrahim, S.Ag., .M., M.H. pada periode 2025-2030.
Untuk berita selanjutnya media ini akan mengkonfirmasikan kepda pihak-pihak yang terkait agar dapat memberikan informasi kepada masyarakat luas.
#Md









